Sudah seharusnya kita mengingat jasa para pahlawan kita, seperti yang diungkapkan Oleh Presiden Pertama kita, Soekarno yang mengatakan. Jasmerah jangan Lupakan Sejarah. karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tak melupakan para pahlawanya. sebagai generasi penerus bangsa kita harus bisa mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya
Nusantara, kepulauan yang sudah terkenal sejak jaman kerjaan Hindu-Budha memang memiliki daya tarik tersendiri. Bentang alam yang luas, tanah yang subur dan kekayaan alam yang melimpah membuat kemakmuran bagi rakyatnya. Untuk melihat perjuangan mempersatukan nusantara, mari kita flashback sebentar ke masa kerajaan Sriwijaya dimana nusantara dipersatukan bahkan wilayahnya hingga ke Thailand. Kerajaan ini sempat menajdi pusat perdagangan dan pengajaran agama budha di Asia Tenggara. Sriwijaya tumbuh sebagai kerajaan maritim yang disegani di abad ke 8. Namun karena tidak ada raja yang bisa merangkul seluruh rakyatnya Sriwijaya runtuh pada abad ke 13.Setelah Sriwijaya runtuh, nusantara juga terkenal dengan kerajaan Majapahit yang berdiri pada tahun 1293 di Trowulan, Jawa Timur. Kerajaan Majapahit juga berusaha mempersatukan nusantara terutama setelah Hayam Wuruk naik tahta dan sang Patih Gajah Mada mengumandangkan sumpah palapa. Nusantara berhasil dipersatukan melalui invasi dan diplomasi yang dilakukan oleh Majapahit bahkan hingga ke semenanjung Malaya pada abad ke 14. Sama halnya seperti Sriwijaya pada masa jaya, Majapahit memiliki armada yang kuat karena tujuan Majapahit adalah mengendalikan perdagangan di nusantara. Tetapi sepeninggal Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Majapahit mengalamikemunduran dan terpecah belah melalui perang saudara yang terkenal dengan nama perang Paregreg.Keinginan untuk mempersatukan nusatara terjadi ketika sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Keinginan untuk bersatu dari berbagai pemuda senusantaradikarenakan memiliki nasib yang sama yaitu berada dibawah penjajahan. Jong java, jong Sumatera, jong Celebes dan berbagai pemuda dari penjuru nusantara mengumandangkan sumpah pemuda yang intinya berbangsa satu, bertanah air satu dan berbahasa satu yaitu Indonesia. Rasa nasionalisme para pemuda patut diacungi jempol karena berani mengumandangkan sumpah pemuda di tengah belenggu penjajahan Belanda.Akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia melalui Soekarno-Hatta mengumandangkan proklamasi kemerdekaan di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta. Tetapi perjuangan mempertahankan sebuah kemerdekaan tidak mudah karena penjajah masih ingin kembali ke Indonesia dengan berbagai cara. Perjanjian-perjanjian pasca kemerdekaan sudah ditanda tangani hingga akhirnya kedaulatan NKRI diakui pada perjanjian KMB (konferensi Meja Bundar) 2 November 1949, yang berarti sekitar 4 tahun setelah bangsa ini menyatakan kemerdekaannya.Sebelum terjadinya KMB, sebenarnya Indonesia tidak hanya berjuang mempertahankan kemerdekaan, benih-benih pemberontakan dari orang-orang yang tidak puas dengan pemerintah sudah ada. Istilahnya Indonesia tidak hanya diserang dari luar negeri tetapi dari dalam negeri. Pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948 yang berhasil ditumpas oleh tentara Republik dan pentolan PKI bernama Musso tewas di tembak. Dalam kondisi yang masih sulit ternyata tentara kita mampu menumpas pemberontakan yang ingin mengubah pancasila.Pemberontakan berikutnya adalah DI/TII pimpinan Kartosuwiryo di Jawa Barat, seolah-olah pemberontakan yang dialami bangsa yang masih muda saat itu berturut-turut. Tetapi hal ini tidak membuat lelah para pejuang, karena walaupun NII dikumandangkan pada tanggal 7 Agustus 1949 dan pengaruhnya hingga ke Sulawes Selatan, pemberontakan bisa dikalahkan oleh tentara republik Indonesia. Pemberontakan yang dkarenakan tidak adanya keharmonisan antara pemerintah daerah dan pusat terjadi pada tahun 1958 didalangi oleh PRRI. Selain itu ada pemberontakan Permesta yang sisa-sisanya ditumpas habis pada tahun 1961. Pemberontakan yang sangat alot ditumpas adalah GAM (Gerakan Aceh Merdeka) yang sudah ada sejak tahun 1974. Hal ini disebabkan karena perbedaan keinginan yang menyebabkan 15.000 jiwa melayang. GAM bisa diberantas oleh pemerintah NKRI pada akhir tahun 2005 melalui perundingan Helsinki. Disini pemerintah juga turut andil memberikan amnesti bagi para mantan anggota GAM dan memfasilitasi pembentukan partai politik lokal di Aceh. Selain GAM, ada juga RMS (Republik Maluku Selatan) di Maluku yang dilumpuhkan oleh densus 88 padatahun 2007, OPM (Organisasi Papua Merdeka) di Papua yang juga sudah dilumpuhkan, dan yang paling melukai bangsa ini adalah G 30 S PKI. PemberontakanPKI pada tanggal 30 September 1965 ini menyisakan duka mendalam karena putra bangsa berguguran demi mempertahankan kesaktian pancasila. Para pahlawan revolusi ini meregang nyawa demi menyelamatkan bangsa dari komunisme. Melihat perjalanan panjang bangsa ini, rasa nasionalisme memang harus dipupuk sejak dini karena jika tidak maka bagaimana nasib bangsa ini di tangan generasi yang akan datang. Jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, sebuah ungkapan dari founding father Indonesia sekaligus presiden pertama kita harus bisa dicerna oleh generasi muda.
Setelah kita memasuki masa reformasi, banyakterjadi perbedaan pendapat yang berujung pada demo. Apakah kita lupa dengan sila ke 4 dari pancasila? Apakah musyawarah untuk mencapai mufakat sudah tidak bisa dilakukan sehingga sering terjadi demo? Apakah kita lupa bahwa Indonesia ini terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama? Apakah kita lupa perjuangan para pahlawan untuk mempertahankan bangsa ini? Dimana mata, di mana hati!? Bukankah kita tau seperti apa perjuangan para pahlawan?
Indonesia terkenal akan keramah tamahan warganya, gemah ripah loh jinawi, dikaruniai sumber daya alam yang melimpah dari Sabang sampai Merauke, dan keberagaman yang tidak akan ditemukan di negara lain. Kita patut bangga menjadi warga negara Indonesia dengan karunia Tuhan yang sangat melimpah bagi bangsa ini. Jika sedikit mau berkaca ke timur tengah, sumber daya alam yang mereka miliki adalah minyak bumi, tetapi keadaan saat ini porak poranda. Peperangan antar suku, ras dan agama membuat peluang-peluang bagi teroris untuk menjarah apa yang dimiliki oleh negara-negara di timur tengah. Mari menengok sebentar ke afrika, dimana kelaparan melanda, pendidikan tidak meyentuh ke semua penduduk dan dengan mudahnya pemberontak seperti Boko Haram mencari pengikut. Bukankah kita tidak ingin Indonesia hancur seperti Timur Tengah atau sebagian Afrika?
Fakta yang sangat mencengangkan adalah saat ini ISIS sudah mulai terdesak dan akan menggunakan strategi perang yang baru menurut Brigjrn Pol. Drs. Hamidin. Pemimpin ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi sudah tinggal di terowongan dan mempersiapkan calon pemimpin baru untuk ISIS. Kemudian perjuangan akan dipindah ke Afganistan tepatnya di sabuk perbatasan dengan Rusia. Apabila nanti ISIS kalah saat digempur oleh pasukan Rusia maka ISIS akan memindahkan basis militernya ke Filipina. Nah melihat wilayah Indonesia dan Filipina ini berdekatan, seharusnya kita sudah bersiap-siap untuk membendung serangan ISIS.Terorisme sudah menyusup di dalam NKRI sejak lama tetapi keberadaannya bisa dipetakan.
Teroris saat ini menyerang warga negara karena dianggap sebagai sasaran terlemah untuk menyampaikan pesan bahwa mereka masih ada di bumi Indonesia.
Oleh karena itu perasaan untuk saling memiliki Indonesia harus ditingkatkan agar kita bisa saling menggenggam tangan bersama pemerintah untukmelawan terorisme.
Sebuah bangsa yang kuat tidak hanya dilihat dari tentara yang dimilikinyatetapi dilihat juga dari bagaimana rasa nasionalisme warganya. NKRIharga mati, berjuang sesuai kemampuan untuk negara ini karena disini kita lahir dan mendapatkan penghidupan bahkan hingga akhir hayat.
Di bawah kolong Langit ini , dari ujung utara sampai selatan . Dari seluruh penjuru bumi, dari bujur timur sampai ke barat . hanya pemuda Indonesia sajalah yang pernah mengikrarkan pengakuan kecintaan nya kepada Nusa dan bangsa .
Kecintaan nya kepada bahasa yang mampu menyatukan puluhan pulau dan beraneka ragam suku. Dibawah satu bendera yang di kibarkan menjadi panji dan lambang abadi akan ikatan janji suci . Sumpahyang maha suci yang di junjung di atas segala perbedaan.kau dan aku terikat janji . janji saling menjaga kedaulatan bangsa ini. tak sejengkal tanah pun boleh di rebut dari NKRI . apalagi bila sampai menggadaikan harga diri mengabdi kepada bangsa lain namun apa yang terjadi hari ini berbagai macam konflik yang melanda negeri ini menyebab kan jadi pemicu pecah belah nya bangsa sehingga menghianati Perjuangan para pahlawan dan juga sumpah pemuda pemersatu bangsa.
Contoh nya.
Konflik SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) telah meluas di Indonesia. Ada bentrokan, pembunuhan, perampokan, pencurian, kecemburuan sosial, dan sebagainya. Kita tentunya tidak menginginkan ketegangan dan perpecahan ini terus terjadi selamanya bukan?
berbagai macam konflik di hari ini contoh nya
konflik yang melanda di Tanah Papua saat ini kita generasi penerus malah seperti melupakan kehadiran sosok pahlawan nasional dari Papua yang turut mengusir penjajah Belanda dari Tanah Indonesia, bahkan kebanyakan kita justru memuja-muja Belanda yang pernah “menyakiti” bangsa Indonesia. namun sebagian kelompok dari kita justru memiliki pikiran yang berbeda untuk dapat melepaskan diri dengan NKRI. Sangat disayangkan sekali karena perjuangan pahlawan pahlawan dan tokoh besar Papua dilupakan begitu saja
Dan juga berbagai macam konflik lainya yg juga menghianati para pahlawan.
Contoh lainya
Perbedaan Suku dan Ras Pemeluk AgamaTidak dapat dipungkiri bahwa perbedaan ras dan agama memperlebar jurang permusuhan antar bangsa.
Perbedaan suku dan ras ditambah dengan perbedaan agama menjadi penyebab lebih kuat untuk menimbulkan perpecahan antar kelompok dalam masyarakat.Contoh di wilayah Indonesia, antara Suku Aceh dan Suku Batak di Sumatera Utara. Suku Aceh yang beragama Islam dan Suku Batak yang beragama Kristen; kedua suku itu hampir selalu hidup dalam ketegangan, bahkan dalam konflik fisik (sering terjadi), yang merugikan ketentraman dan keamanan.Di beberapa tempat yang terjadi kerusuhan seperti: Situbondo, Tasikmalaya, dan Rengas dengklok, massa yang mengamuk adalah penduduk setempat dari Suku Madura di Jawa Timur, dan Suku Sunda di Jawa Barat. Sedangkan yang menjadi korban keganasan massa adalah kelompok pendatang yang umumnya dari Suku non Jawa dan dari Suku Tionghoa. Jadi, nampaknya perbedaan suku dan ras disertai perbedaan agama ikut memicu terjadinya konflik Perbedaan Tingkat Kebudayaan Agama sebagai bagian dari budaya bangsa manusia. Kenyataan membuktikanperbedaan budaya berbagai bangsa di dunia tidak sama. Secara sederhana dapat dibedakan dua kategori budaya dalam masyarakat,
yakni budaya tradisional dan budaya modern.Tempat-tempat terjadinya konflik antar kelompok masyarakat agama Islam - Kristen beberapa waktu yang lalu, nampak perbedaan antara dua kelompok yang konflik itu.
Kelompok masyarakat
Perbedaan budaya dalam kelompok masyarakat yang berbeda agama di suatu tempat atau daerah ternyata sebagai faktor pendorong yang ikut mempengaruhi terciptanya konflik antar kelompok agama di Indonesia.Masalah Mayoritas da Minoritas Golongan Agama
Fenomena konflik sosial mempunyai aneka penyebab.
Haruskah bangsa ini runtuh begitu saja hanya di sebab kan faktor perbedaan Sara?
Tentunya kita tidak ingin hal itu terjadi Untuk mari kita satukan negeri kita ini
Saling mengasihani, saling mencintai, saling menghormati,
Dan jauhkan Hal-hal yang menyebab kan pertikaian sehingga menjadi celah pemicu perpecahan
Semoga kita menjadi bangsa yang kuat dengan persatuan dan juga menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berjuang dengan darah nyawa dan harta mereka demi kita dan bangsa ini.Mari kita ikat kuat tali persatuan untuk negeri ini "Berbeda tetaplah sama!
"Bersatu kita NKRI Harga mati!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar